Ingat Artis Lidya Pratiwi yang Dibui Setelah Bunuh Kekasihnya? Begini Kabar Terbarunya

Lidya Pratiwi adalah artis yang sudah tidak pernah kelihatan di layar kaca karena kasus yang sedang dialaminya.



Hal tersebut ditengarai karena ia sekarang mendekam di penjara atas pembunuhan yang menghebohkan pada tahun 2006 silam.

Tak sendirian, diketahui dalam menjalankan aksinya Lidya Partiwi dibantu oleh ibu dan juga pamannya. Dan korbannya sendiri adalah teman dekat Lidya kala itu, Naek Gonggom Hutagalung.

Sedangkan untuk motifnya, diketahui itu adalah karena uang. Paman Lidya kala itu terjerat hutang dan dikejar-kejar oleh debt collector. Lidya ditemani ibunya dan pamannya berencana mengambil uang Naek yang dibuat seakan-akan adanya perampokan. Dan Naek sendiri meninggal dengan cara ditusuk dua kali pada bulan Mei 2006.
Saat ini Lidya telah enjalani hukuman hampir 11 tahun. Dikutip di tribunnews.com, meski telah menjalani hukuman selama bertahun-tahun, Lidya ternyata jarang dijenguk oleh keluarganya. Hal tersebut berdasrkan pada pengakuan pegawai rutan.

“Dia jarang dikunjungi, paling Natalan ada beberapa teman yang datang,” papar pengawal lapas tersebut.

Tak banyak yang tahu ternyata, artis yang dahulunya kerap tampil terbuka ini sekarang telah memeluk agama Islam, tepatnya sejak tahun 2005 yang lalu. Ia mengatakan jika masuk Islam merupakan keinginananya sendiri dan tidak ada paksaan dari orang lain.

Lidya mengungkapkan jika dirinya menjadi mualaf bukan karena kasus yang sedang membelitnya. Itu karena kesadaran hatinya dan menyadari kebenaran Islam. Saat memeluk Islam, Lidya mengaku jika dirinya pernah bermimpi mengunjungi Baitullah.

“Aku bermimpi Ka’bah sampai tiga kali, makanya aku yakin Islam adalah agama yang benar,” papar Lidya.

Lidya berharap jika kasus pembunuhan yang sekarang ini membelitnya cepat tuntas dan dia juga yakin jika kebenaran dan keadilan Allah akan menolongnya.

0 Response to "Ingat Artis Lidya Pratiwi yang Dibui Setelah Bunuh Kekasihnya? Begini Kabar Terbarunya"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel